Kamis, 21 Juni 2018

Pria Asal Blitar yang Tewas di Rumah Janda Mengalami Pendarahan Otak

Pria Asal Blitar yang Tewas di Rumah Janda Mengalami Pendarahan Otak

Associated with

Petugas Satreskrim Polres Blitar Kota masih melakukan pemeriksaan atas kasus tewasnya Imam Muhroji (43) warga Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Ia tewas setelah dihajar oleh Andika Wahyu Saputra (33).

Kejadian ini terjadi pada Minggu (17/06/2018) lalu. Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan oleh Dokter Forensik RS Bhayangkara Kediri, korban tewas setelah mengalami pendarahan otak parah.


Didapat kesimpulan bahwa terdapat pukulan dari benda tumpul yang mengakibatkan pendarahan otak. Itulah yang menyebabkan korban meninggal dunia," terang Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono, Kamis (21/06/2018).

Luka penganiayaan yang diderita korban, sebagian besar berada di bagian kepala. Luka terparah ada di bagian hidung.

Baca juga: Pria di Blitar Tewas Bersimbah Darah di Rumah Janda, Ini Kronologisnya

Dimungkinkan, saat dipukul menggunakan gagang rencong oleh Andika, korban kemudian terjatuh. Posisi kepala yang membentur lantai garasi ini diduga menyebabkan kepala korban mengalami pendarahan.

"Hidungnya juga patah. Ketika dipukul kemungkinan korban ini jatuh dan kepala bagian belakang ini membentur lantai garasi. Sehingga terjadi pendarahan pada otaknya," imbuhnya.

Petugas kini masih terus intensif memeriksa tersangka Andika Wahyu Saputra Warga Perum Melati Blok F Kelurahan/Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar.

Penganiayaan ini terjadi di rumah milik Alkarimah (40) di jalan Rajawali Perumahan Griya Kenari Asri Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. Alkarimah merupakan seorang janda.

Dugaan sementara, motif penganiayaan berujung kematian ini akibat Cinta segitiga dan penipuan.


This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.

Recent Post